Jus Tomat untuk Kesehatan

Tomat memiliki kadar kalori yang rendah, yaitu hanya 18 kalori per 100 gram. Hal ini tentu membuat Anda tidak perlu was-was saat menikmati segarnya jus tomat, bahkan tiap hari sekalipun.

Cara Cepat Menurunkan Kolesterol

Kolesterol merupakan zat lemak yang padat dan ditemukan di setiap sel tubuh. Beberapa fungsinya, yaitu membantu tubuh untuk memproduksi hormon, vitamin D, serta membantu dalam produksi empedu di hati.

Penyumbatan Jantung dan Gejala yang Patut Diwaspadai

Penyumbatan jantung umumnya disebabkan oleh penumpukan plak pada dinding pembuluh darah jantung. Pembuluh darah ini mengelilingi jantung dan bertugas membawa asupan oksigen dan berbagai nutrisi dari tubuh menuju jantung.

Menghilangkan Kantung Mata dan Lingkaran Hitam

Kantung mata atau dikenal juga dengan istilah mata Anda kerap timbul seiring bertambahnya usia. Ketika jaringan dan otot yang menopang kelopak mata melemah.

Penyelamat Nyawa Pengidap Sakit Jantung

Angioplasti koroner adalah prosedur untuk membuka penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah jantung.

Showing posts with label Penyebab Sering Sesak Napas dan Mengatasinya. Show all posts
Showing posts with label Penyebab Sering Sesak Napas dan Mengatasinya. Show all posts

Wednesday, March 13, 2019

Penyebab Sering Sesak Napas dan Mengatasinya


Sesak napas sendiri adalah kondisi ketika Anda kesulitan dalam bernapas atau tidak cukup mendapat asupan udara. Ada beberapa penyebab yang memungkinkan Anda sesak napas. Ingin tahu apa saja penyebabnya?

Seseorang mengalami sesak napas bisa karena faktor obesitas, berolahraga terlalu berat, berada di tempat dengan suhu ekstrem, atau berada di daerah dengan ketinggian tertentu. Namun jika sesak napas disebabkan oleh gangguan kesehatan, maka kondisi yang bisa menyebabkannya adalah:

  • Pilek
  • Alergi
  • Asma.
  • Anemia
  • Kehamilan.
  • Sinusitis
  • Tuberkulosis
  • Tekanan darah rendah.
  • Patah tulang rusuk.
  • Keracunan karbon monoksida.
  • Pneumonia (paru-paru basah).
  • Kanker paru-paru.
  • Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).
  • Gangguan pada jantung seperti gagal jantung, serangan jantung, atau aritmia jantung. 
Dari kondisi yang telah disebutkan di atas, penyebab umum yang kerap memicu kondisi sesak napas adalah asma, penyakit yang berhubungan dengan paru-paru dan jantung. Sesak napas yang disebabkan oleh kondisi tersebut biasanya berlangsung dalam jangka panjang atau disebut juga dengan istilah kronik.

Sesak napas juga kerap dialami oleh penderita sakit maag. Pada kondisi tertentu, sesak napas perlu diwaspadai karena bisa merupakan salah satu gejala serangan jantung. Demikian juga sesak napas pada anak, jangan dianggap remeh, karena bisa jadi keluhan tersebut merupakan pertanda penyakit serius.

Baca Juga : 
Diet | Bayi | Kulit | Kehamilan | Umum

Untuk mengetahui penyebab sesak napas yang Anda rasakan, sebaiknya memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Biasanya, dokter akan menanyakan riwayat kesehatan Anda dan keluarga.

Pemeriksaan fisik dan berbagai tes juga akan dilakukan, contohnya tes darah, foto Rontgen, dan tes pernapasan spirometri. Pemeriksaan darah digunakan untuk menilai kesehatan secara umum. Sedangkan foto Rontgen, atau jika perlu CT-scan, dilakukan untuk mengetahui gambaran kondisi paru-paru, jantung, dan tulang. Pada tes pernapasan spirometri akan diketahui berapa banyak udara yang bisa Anda embuskan dan seberapa cepat Anda mengembuskannya.

Tes alergi juga mungkin bisa membantu dokter mengetahui penyebab sesak napas. Seperti yang disebutkan di atas, penyebab sesak napas paling umum adalah asma, tapi pemicu terbesar asma adalah alergi.

Mengetahui penyebab pasti mengapa Anda sesak napas sangat penting, karena hasilnya akan dijadikan patokan untuk menangani sesak napas secara efektif.

Penanganan sesak napas tidak selalu sama, tergantung dari penyebabnya. Oleh karena itu, dibutuhkan diagnosis yang tepat mengenai penyebab sesak napas. Berikut penanganan sesak napas berdasarkan penyebabnya:

Jika Anda mengalami sesak napas karena asma atau alergi, maka yang perlu Anda lakukan adalah menghindari unsur-unsur pemicu, seperti debu, asap rokok, polusi udara, bulu hewan peliharaan, atau serbuk sari. Jaga selalu kebersihan rumah agar terbebas dari debu, kutu, atau tungau.

Mengonsumsi obat-obatan, seperti dekongestan dan antihistamin, juga bisa Anda lakukan untuk menangani sesak napas akibat alergi. Kedua obat ini bisa memperlancar proses menghirup udara. Jika alergi Anda sudah parah, kemungkinan akan diberikan obat kortikosteroid hirup. Obat hirup ini juga bisa diberikan pada penderita sinusitis.

Penderita asma juga bisa ditangani dengan obat-obatan yang dihirup atau diminum. Tujuannya membantu meringankan atau mencegah terganggunya jalan napas dan produksi lendir yang berlebihan. Jika Anda menggunakan obat hirup, selalu pastikan pasokannya memadai dan alatnya bekerja dengan baik, bila sewaktu-waktu dibutuhkan pada saat terjadi serangan asma.

Berhenti merokok bisa melancarkan pernapasan Anda. Di samping itu, dengan berhenti merokok, Anda bisa mengurangi risiko terjadinya berbagai penyakit serius, seperti penyakit jantung, penyakit paru-paru, dan kanker.

Menjalani diet bisa dilakukan jika Anda mengalami sesak napas karena obesitas. Dengan menurunkan berat badan ke tingkat yang sehat, pernapasan bisa lebih lega.

Untuk menghindari sesak napas pada saat berada di tempat yang tinggi, hindarilah melakukan aktivitas berat ketika berada di tempat dengan ketinggian lebih dari 1500 meter.

Bagi Anda yang mengalami sesak napas akibat penyakit serius, mungkin harus menjalani perawatan atau mengonsumsi obat-obatan tertentu dari dokter. Konsultasikan kepada dokter mengenai pengobatan apa yang tepat untuk kondisi Anda.

Jika Anda mengalami sesak napas diiringi demam tinggi, menggigil, batuk, bengkak di kaki, warna bibir menjadi biru, atau sesak napas yang kian memburuk, kunjungi dokter secepatnya.

Search This Blog

Powered by Blogger.

Kenapa Bulu Kuduk Merinding Saat Cuaca Dingin

Bulu kuduk Anda mungkin berdiri ketika merasa takut atau mendengar cerita horor yang menyeramkan. Namun, banyak orang yang juga mengalamin...